Pages

Kamis, 25 Oktober 2012

kumpulan kata-kata mutiara islami


Terkadang sifat Riya’ (pamer) masuk ke dalam dirimu, sekalipun orang lain tidak melihat dirimu berlaku pamer.
Sometimes the nature of Riya ’(showing off) come within you, even if others do not see you apply to show off.
Gerak hatimu yang menginginkan agar orang lain mengetahui keistimewaan (kelebihan) dirimu, menunjukkan tidak adanya kesungguhan padamu dalam melaksanakan peribadatan.
Motion hearts that want others to know the features (excess) of you, show you the lack of seriousness in implementing the worship.
Barangsiapa mengenal Allah Dzat yang haq, tentu dia dapat menyaksikan Allah dalam segala situasi dan kondisi.
Whoever knows God Essence of truth, of course he can see God in all circumstances and conditions.
Hilangkanlah pandangan orang lain terhadap dirimu, niscaya Allah akan memandangmu dengan penuh kasih. Dan menghilanglah dari pandangan sesama manusia, karena Allah senantiasa memandang mengawasi segala perilakumu.
Please remove the views of others towards you, Allah will look at you with affection. And menghilanglah of view of fellow human beings, because God is always looking at watching all your actions.
Sungguh yang menghalangi Allah dari dirimu adalah terlalu dekatnya Allah kepadamu. Sungguh Allah terhalang karena sangat jelaslah Allah, dan Dia tidak tampak dari penglihatan karena sangat besarnya cahaya Allah.
It’s that hinders God from God you are too close to you. It was blocked because it is very clear God of God, and He does not look very big from sight because God’s light.
Janganlah permohonanmu menjadikan sebab turunnya pemberian Allah, sehingga mengakibatkan sedikitnya pemahamanmu terhadap Allah. Tapi hendaknya permohonanmu itu hanya demi menampakkan penghambaanmu kepada Allah dan memenuhi hak-hak ketuhanan-Nya. Bagaimana mungkin permohonanmu yang datang belakangan dapat menyebabkan datangnya pemberian Allah yang telah ditentukan jauh lebih dahulu?
Do not fall for permohonanmu make a gift of God, thus resulting in at least your understanding of God. But should it just for the sake of revealing permohonanmu penghambaanmu to God and fulfill the rights of Hisdeity. How could permohonanmu who came later could lead to the coming of the gift of God which has been determined far in advance?
Barangsiapa menyebarluaskan ilmu dengan anggapan bahwa ilmu pengetahuannya itu timbul dari amal kebajikan yang dilakukannya, maka dia akan dibuat diam oleh perbuatan jeleknya. Dan barangsiapa menyebarluaskan ilmu dengan anggapan bahwa ilmu pengetahuannya itu timbul dari karunia Allah yang diberikan kepada dirinya, maka dia tidak akan dibuat diam oleh perbuatan jeleknya.
Whoever disseminate knowledge with the notion that science arises from the good deeds he does, then he will be silenced by bad deeds. And whosoever shall disseminate knowledge with the notion that science arises from the gift of God given to him, then he will not be silenced by bad deeds.
Setiap perkataan yang keluar pasti mencerminkan corak karakter hati yang mengeluarkan perkataan itu.
Every word that came out definitely reflect the style of characters who issued the hearts of these words.
Barangsiapa diberi izin untuk menerangkan ilmu makrifat, tentu keterangan yang disampaikan dapat dipahami secara mudah pada pendengaran orang lain, dan isyarat yang diberikan dimudahkan pula sampai kepada orang lain.
Any person given permission to explain the science makrifat, of the information presented can easily be grasped at the hearing of others, and also facilitated cues given up to others.
Janganlah menengadahkan tangan kepada seseorang, hingga engkau mengetahui bahwa pemberi yang sebenarnya adalah Allah, bukan orang yang memberikan sesuatu kepadamu. Jika engkau mampu berlaku demikian, maka bolehlah engkau mengambil apa saja dari orang lain, asalkan dengan cara yang halal.
Do not raise your hand to someone, until thou know that the real giver is God, not someone who gives you something. If you are able to do so, then so-so you take anything from anyone else, provided that a lawful manner.
Apabila ada dua masalah yang sama-sama sulit dipahami bagimu, maka lihatlah mana yang lebih berat bagi nafsu. Dan itulah yang engkau ikuti. Sebab yang terasa berat bagi nafsu, tentulah itu perkara yang haq.
If there are two problems that are equally difficult to understand you, then see which is more severe for lust. And that’s what you follow. Because that feels heavy for the appetite, it would have been a case of truth.
Share

0 komentar:

Poskan Komentar